ANALISIS PERKUATAN DAN PENANGANAN TIMBUNAN BADAN JALAN TOL TRANS SUMATERA SEKSI V PEKANBARU-DUMAI DENGAN STRUKTUR PILE EMBANKMENT

Reinata Avhycanti Laventina, Kartika Setiawati

Abstract


Jalan Tol Trans Sumatera Pekanbaru-Dumai merupakan ruas jalan tol utama karena digunakan untuk mobilisasi dan bisnis kota Pekanbaru-Dumai. Timbunan pada badan Jalan Tol Trans Sumatera merupakan faktor penting untuk struktur geoteknik di sekitar lereng yang berada di badan jalan tol. Timbunan tanah pada badan jalan tol digunakan untuk pencapaian elevasi akhir subgrade tanah. Pengaruh analisis stabilitas lereng serta penurunan konsolidasi tanah sangat berpengaruh pada analisis struktur geoteknik untuk timbunan tanah. Permasalahan yang terjadi adalah terjadi penurunan yang disertai kelongsoran sebagian lebar badan jalan di STA 79+ 615. Jalan Tol Trans Sumatera Seksi V Pekanbaru-Dumai dan box culvert tanah dasar mengalami penurunan. Kerusakan yang terjadi pada kedua lokasi berupa penurunan disertai retakan arah jalan dengan pergeseran tanah kearah samping (longsor). Analisis terhadap sisi geoteknik menggunakan perkuatan salah satunya menggunakan struktur pile embankment. Pada analisis perkuatan dan penanganan timbunan menggunakan struktur pile embankment akan dilakukan analisis faktor keamanan timbunan jalan. Parameter perkuatan dan penanganan timbunan tanah (sudut geser dalam, poisson ratio, kohesi, modulus elastisitas, dan muka air tanah) dapat digunakan untuk analisis struktur geoteknik berikutnya. Analisis perkuatan akan menggunakan aplikasi Plaxis (program analisis geoteknik dengan basis finite element method). Direncanakan untuk pile embankment dengan tipe spun pile dapat mencapai nilai safety factor 1,5 (faktor keamanan terhadap stabilitas global minimum SNI 8460-2017) dan mencapai nilai safety factor 1,1 (faktor keamanan terhadap beban gempa SNI 8460-2017) dengan dimensi spun pile diameter 60 cm, panjang efektif 10-12 meter dengan jarak spasi antar spun pile adalah 3 meter, dan tebal LTP (Load Transfer Platform) sebesar 1,8 meter.

Full Text:

PDF

References


Adam, T. dan Suhendra, A (2018). Aplikasi Material Geosintetik pada Konstruksi Timbunan di Atas Tanah. Jurnal mitra Teknik Sipil vol 1 no.1 hlm 231-240.

Habrianto, A.G., Pratiwi, D.S. dan Aschuri, I. (2021). Evaluasi Daya Dukung Pondasi Bored Pile Menggunakan Metode Numerik 3 Dimensi dengan Hasil Uji di Lapangan. Jurnal Teknik Sipil ISSN ( e) 2477 vol.7 no1 hal 32-43.

Nasution, L.D., Munirwansyah. Dan Saleh, S.M. (2018). Analisis H Kritis Terhadap Daya Dukung Tanah Dasar. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan 1(2):39-46.

Frans, J.S., Dan Nurfalaq, M.H. (2019). Studi Geoteknik Pengaruh Muka Air Tanah Terhadap Lereng Kestabilan Lereng Tambang Batubara. Indonesian Mining Professionals Journal.

Landangkasiang F.N., Sompie. O. Dan Sumampow, (2020). Analisis Geoteknik Tanah Lempung terhadap Penambahan Limbah Gypsum. Jurnal Sipil Statik vol 8 no.2 (2020).

Gusnadi, Z,. Pramono, P. Dan Lim, A. (2021). Perbandingan Perilaku Perbaikan Tanah Metode Preloading Vakum dan Preloading Timbunan dengan Elemen Hingga 2D. Teras Jurnal , Vol. 11.

Pramulandani, A Dan Hamdhan , I.N. (2020). Analisis Stabilitas Lereng dengan Perkuatan GeoCell Menggunakan Metode Elemen Hingga (PLAXIS 2D). Jurnal Online Institute Teknologi Nasional.

Setiawan, L.C., Sentosa, G.S. Dan Iskandar, A. (2018). Analisis Stabilitas Lereng Batuan dengan Metode Perkuatan Ground Anchor dan Soil Nailing di Labuan Bajo, NTT. Jurnal Mitra Teknik Sipil Vol.1 No.1 hlm 102-110.

Setyanto., Zakaria, A. Dan Permana, G.W. (2016). Analisis Stabilitas Lereng dan Penanganan Longsoran Menggunakan Metode Elemen Hingga Plaxis V.8.2. Jurnal Rekayasa, Vol 20, No.20 Agustus 2016.

Imron, A., Sarah, D. Dan Sadono, K.W. (2017). Analisis Geoteknik Bendungan Gongseng Terhadap Keamanan Rembesan, Stabilitas Lereng, dan Beban Gempa. Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6 Nomor 1 Tahun 2017 Halaman 185-192.




DOI: http://dx.doi.org/10.52453/t.v12i2.382

Copyright (c) 2021 Technologic