PEMBUATAN JIG PROSES PRE DRILL MODEL B74 GUNA MENURUNKAN REJECT CONCENTRIC PADA LINI PRODUKSI PENGECORAN OUTER TUBE DI PT KAYABA INDONESIA

Herry Syaifullah

Abstract


Salah satu produk PT Kayaba Indonesia adalah front fork assy yang mana didalamnya terdapat part yaitu outer tube. Proses awal pembuatan outer tube adalah proses pengecoran. Ada 2 macam mesin pengecoran gravitasi yang digunakan oleh PT Kayaba Indonesia yaitu mesin pengecoran gravitasi existing tipe core dan mesin pengecoran gravitasi tilting tipe solid. Model B74 salah satu produk yang menggunakan mesin pengecoran gravitasi tilting sehingga model B74 termasuk ke dalam tipe solid. Sebelum masuk ke proses machining, outer tube model B74 harus melewati proses Pre drill untuk membuat diameter dalam agar memudahkan proses selanjutnya pada lini pemesinan. Saat ini proses Pre drill model B74 memiliki masalah reject concentric yang cukup tinggi, yaitu 7%. Proses penurunkan reject concentric proses Pre-drill model B74 telah dilakukan Penulis bersama tim mekanik proses pengecoran meliputi upaya memindahkan proses Pre-drill model B74 ke mesin macod dan pembuatan jig untuk mendukung proses tersebut. Perbaikan yang dilakukan berhasil menurunkan reject yang terjadi, dari 7% dari 8.812 set menjadi 1,4% dari 3.360 set. Selain itu perbaikan ini juga menaikan kuantitas produksi sehingga yang awalnya membutuhkan 2 shift untuk mencapai target menjadi cukup hanya 1 shift dengan hari kerja normal.

Full Text:

PDF

References


. Joshi, Prakash Hiralal.2001. Jigs and Fixtures. New Delhi: Tata McGraw-Hill

. Agus Joko, Yohanes.2018. Jig and Fixture. Di presentasikan di polman Astra

. Oberg, E. (2004). Machinery's Handbook 27 Edition. New York: Industrial Press Inc.

. https://www.academia.edu/5874706/Materidrilling, diakses tanggal 15 April 2020

. https://id.scribd.com/doc/160848006/CONCE NTRICITY-T, diakses tanggal 16 April 2020

. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Aluminium, diakses tanggal 18 Juni 2020

. https://sis.binus.ac.id/2017/05/15/fishbonediagram/, diakses tanggal 15 April 2020

. https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian -metode-5w1h-dalam-manufakturing/, diakses tanggal 11 Juni 2019




DOI: http://dx.doi.org/10.52453/t.v12i2.367

Copyright (c) 2021 Technologic