MONITORING KWH BERBASIS SYMPTOM MANAGEMENT DAN IOT UNTUK PENGHEMATAN LISTRIK PABRIK X

Yani Koerniawan, Ivan Kharisman, Helena Ledyana Saurma Silalahi

Abstract


Abstrak--Biaya energi untuk proses produksi mobil di pabrik X didominasi oleh listrik sebesar 60%, sedangkan 40% sisanya dari gas dan air. Untuk menjaga keuntungan, pabrik X menetapkan target penghematan energi listrik 10% per tahun. Beberapa penelitian telah berhasil membuat sistem pengontrolan kwh yang mampu diakses melalui internet dan tambahan fungsi notifikasi kepada pengguna melalui sms. Tetapi fungsi notifikasi ini hanya informasi bahwa pemakain kwh melebihi standar, tanpa diketahui apa yang harus dilakukan agar kwh sesuai standar. Permasalahannya karena pengguna tidak mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kwh. Hal ini menjadi menjadi permasalahan penelitian. Faktor-faktor yang mempengaruhi kwh dicari melalui parameter-parameter symptom yakni gejala-gejala pada mesin yang diamati untuk mencegah breakdown. Parameter-parameter symptom ini terindikasi mempengaruhi kwh. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan apakah parameter-parameter symptom mempengaruhi kwh, dan menghitung persentase pengaruh parameter-parameter symptom terhadap aktual kwh, lalu membuktikan usaha perbaikan terhadap parameter-parameter tersebut mampu menghemat listrik 10%. Penelitian dimulai dari Maret hingga Juni 2020, dengan data kuantitatif berdasarkan parameter-parameter symptom di mesin chiller. Pengujian data menggunakan metode regresi linier berganda dengan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Terbukti parameter-parameter symptom mempengaruhi kwh dan dapat menjadi acuan perbaikan kwh, dengan hasil penghematan listrik 15%, melebihi target 10%.

Kata Kunci : parameter-parameter symptom, regresi linier berganda, penghematan listrik

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.52453/t.v11i2.303

Copyright (c) 2020 Technologic